Monday, 18 February 2008

seperti biasa

Seperti biasa kutunggu engkau di perempatan pasar pukul lima sore ini
seperti biasa kutunggu sepeda kumbangmu menjemputku pukul lima sore ini
seperi biasa kutunggu senyum terbaik mu dan juga bau minyak rambut mu merk tancho yang mengharumkam perempatan pasar sore ini
seperti biasa kutunggu gaya khas mu turun dari sepeda dengan kaki pincang sebelah gagah perkasa menembus jalan makadam di perempatan pasar sore ini
Seperti biasa kita pun bercanda seperti film india yang diputar petang kemarin di bioskop ujung pasar, main petak umpet dipohon termbesi
Takperduli orang bilang kita norak, kampungan....
nggak mbois blasssss......dan berjuta julukan lainnya.....
ya....seperti biasa......apalagi...???



1 comment:

renny said...

ALMA SAID :
bagus